BREAKING NEWS
Loading...

CERBUNG: Shadow of Revenge (Bagian 3: Food Street)



CERBUNG: Shadow of Revenge (Bagian 3: Food Street)


Semakin deras hujan yang melanda pemakaman, dengan pakaian yang basah, Takazaki pergi menuju taxi yang sedari tadi menunggunya saat datang ke pemakaman. Didalamnya ia belum bisa melupakan kejadian yang baru saja dialaminya, bagaimana tidak, seorang yang tidak tahu apa-apa dituduh sebagai pembunuh hanya karena ialah yang sering di bully oleh Stan dan kawan-kawan.
“kita pergi kemana ?” tanya supir taxi.
st. Mary’s hospital
Sesampai di Rumah sakit, Takazaki segera pergi menuju ruang dimana Lee dirawat, ruang yang cukup besar dengan dekorasi khas britania raya itu sungguh terlalu besar dengan Lee yang hanya sendirian didalamnya. Takazaki  menatap dalam wajah sahabatnya tersebut sembari bergumam. “dia yang tak ingin harga diri sahabatnya diinjak-injak rela mengalami kejadian yang membuatnya dirawat selama ini”.
Takazaki menarik kursi yang ada sehingga rapat dengan tempat tidur Lee. Ia menceritakan kejadian yang dialami oleh Stan sehingga ia terbunuh dengan mengenaskan, ia juga bercerita bahwa kawan-kawan Stanly menuduh Takazaki lah yang membuat nyawa Stan hilang pada saat ia berada di pemakaman.

oOo

Seminggu berlalu, duka masih menyertai Emma yang merasa sangat kehilangan seorang yang baru saja menjadi kekasihnya, sahabat-sahabatnya sudah kehabisan akal untuk menghibur Emma agar segera bangkit dan mengiklaskan kejadian yang menimpanya. Tatapan matanya selalu kosong, tak jarang ia menangis, tak bersuara, hanya air matanya yang keluar membasahi pipinya.
Jam istirahat tiba, Rea dan Jade segera beranjak dari kursinya dan menuju Emma untuk mengajak pergi ke kantin. Emma mengangguk, ia setuju dengan ajakan kedua temannya, sesampainya di kantin, mereka sudah ditunggu oleh Arthur dan Vincent. “Hai, disini” Arthur melambaikan tangan kepada mereka untuk duduk dimeja yang sudah mereka tempati.
“selesai pelajaran nanti, bagaimana kita pergi ke Satay Junction” Ajak Vincent
Satay Junction ?” tanya Jade.
“Ya, disana ada restoran kecil dengan makanan pinggir jalan khas Indonesia yang sangat enak” Tambah Arthur. “Sebaiknya, kalian ikut kami dan mencobanya langsung”
Rea dan Jade setuju, Emma hanya mengangguk untuk mengiyakan ajakan kedua teman lelakinya tersebut.
Jam pelajaran telah usai, Arthur dan Vincent menunggu Rea, Jade dan Emma di gerbang sekolah. Rea melambaikan tangan disusul Arthur yang segera merangkulnya. “Ayo” Ajak vincent.
Carnbary street saat itu mulai ramai karena bertepatan dengan jam pulang para pekerja kantoran. Disana terdapat banyak warung-warung pinggir jalan dari berbagai negara, Satay Junction yang merupakan restoran khas Indonesia jadi salah satu tempat yang saat itu sangat ramai oleh pengunjung, bagaimana tidak, sate yang jadi makanan andalannya itu sudah menjadi buah bibir dikalangan penduduk london saat itu. Setelah duduk dimeja yang masih kosong, mereka segera membuka buku menu yang sudah tersedia diatasnya.
“ini apa ?” Tanya Jade ketika menunjuk pada salah satu makanan yang ada dalam daftar menu.
“Ini rendang” Jelas Arthur.
“Rendang ?”
“Ya, rendang itu terbuat dari daging sapi yang sangat empuk, bumbunya pun sangat meresap kedalam dagingnya, pasti kalian suka” Arthur meyakinkan.
“Ini ?” Tanya Emma.
“nah, ini sate, seprti yang aku jelaskan di kantin tadi. Disini makanan andalannya adalah sate, daging kambing, sapi atau ayam yang ditusuk dengan bambu ini kemudian dibakar dan diolesi saus kacang hingga aromanya meresap kedalam daging yang tadi dibakar, kau mau coba Emma ?” Tanya vincent.
“Boleh”
Setelah menunggu pesanan datang, mereka sngat menikmati hidangan yang sudah dipesan, ada rendang, soto ayam dan sate yang menjadi makanan kesukaan Arthur dan Vincent.
“Bagaimana ?” Tanya Arthur.
“Enak” seraya Rea mengacungkan dua jempol untuk hidangan yang sedang mereka makan.
“setelah ini kita kemana ?” tanya Emma.
“Bagaimana kita ke takoyaki corner ? Usul Jade.
“Setuju”
Setelah mereka menghabiskan makanan yang dipesan, mereka segera pergi ke takoyaki corner untuk membelinya sebulum pulang ke asrama. Saat sedadng memesan, Arthur melihat ada Takazaki yang baru masuk kedalam tempat makan tersbut. Arthur terkejut, ia segera datang menghampiri Takazaki dan segera menariknya.
“Apa yang kau lakukan disini ?” bentak Arthur. “apa kau sengaja mengikuti kami ?”
“...”
“jawab!”
Seisi ruangan mengalihkan pandangannya kepada mereka berdua yang sedang bersitegang.
“Aku bekerja disini” jelas Takazaki.
Rea, Jade dan Vincent yang mendengar kalimat itu, segera bangkit dari tempat mereka duduk.
“nafsu makanku hilang, melihat seorang pembunuh yang nantinya bakal mengantarkan pesananku” Ucap Rea.
“ayo kita pindah saja” ucap Vincent.
Dengan wajah yang tidak suka, segera mereka perg meninggalkan takoyaki corner tersebut.
“apa yang masih kau lakukan disitu Emma ? ayo pergi!” Ucap Vincent.
Dengan berat, Emma berdiri dari tempat ia duduk dan segera menuju Takazaki. “maafkan kami” Emma melangkah keluar, Takazaki yang terkejut dengan ucapan mereka hanya bisa diam.

bersambung ke bagian 4

Bagian 3 ini gue ikut meramaikan Tema Makanan yang kebetulan Yoga jadi penggagasnya. Eh, tapi ini udah lewat dari tanggal belasan yang lu tulis dipostingan itu, sorry ah yog, yang penting masih bulan Februari kan :v

40 komentar: Leave Your Comments

  1. wih, keren juga bro. menaikkan pamor kuliner nasional deh :)
    jadi.. seperti indonesian food goes international. hidup satay!! hidup rendang!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya hahaha.
      tapi di amerika udah ada jev, di food truck gitu, udah mendunia lah makanan indonesia mah \m/

      Hapus
  2. kasian si Takazaki
    gara-gara si pnulisnya, dia seakan-akan menjadi tersangka atas kematian kekasihnya si emma
    gulingkan penulisnya!!!!
    turunkaaaan!!!
    harga sembakoooo!!!!
    bagi satenya!!!
    bagi rendangnyaaa!
    lapaaaaar!

    BalasHapus
  3. Emmaaaa haruuus makan, emaaa haruuuus kuaaat \(^o^)/ jangan sedih lama-lamaaaaa emmaaaa

    Ehm Er Btw disono gak ada menu gado-gado?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga ada, ra. nanti gue deh yang jadi pertama dagang gado-gado disana :3

      Hapus
  4. Nggak salah apa-apa dituduh. Jahatnya. :')

    Oiya, ada menu pecel nggak di sono?

    Gapapa telat, tetep gue masukin ke daftar yang waktu itu. Atau nanti bisa ditambahin juga kalo ada tulisan baru. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. belum ada kayaknya, nanti gue cari di youtube dulu yog :v
      tapi ada sih tulisan makanan selain ini, tapi gue beresin ini dulu deh :D

      Hapus
  5. ada satay.......
    besok-besok rujak cingur bang ;p

    ini apaan komennya jadi makanan semua
    wkwkwkw ._.

    BalasHapus
    Balasan
    1. biar gue yang jualan dah -_-
      iya, jadi makanan semua ini yang komen yu haha

      Hapus
  6. kalo tempe bakarada gak erd?
    duuh cepet banget udah bersambung. asyik ceritanya erd.
    emm jahat itu orang gak bunuh di tuduh bunuh aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tempe bakar ? nanti gue jualan sekalian di :v

      Hapus
  7. Huahuahua bener juga kamu bro. Bisa jadi itu bakalan ngehits nama Sate :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. di sana mah udah hits bro, itu satay junction warung yang ada di amrik :v

      Hapus
  8. Emma jangan sedih-sedih.
    Dan jangan juga ditambakan huruf K di akhir, nanti jadi Emmak.
    Emmak siapa? nggak tau.
    *oke gue ngaco.

    Entah, gue setuju dengan Vincent dan Rae bahwa Takazaki pembunuhnya.
    Dari bagian kedua, gue sudah terbawa emosinya dan sepakat kalau Takazaki pelakunya.
    Bahahaaahaha.
    Bakal makin seru nih.
    Dan penasaran juga dengan Lee, kenapa tetiba dirawat?

    Itu satenya sate Padang, bukan? :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emmaknya Wulan, Dar. Bahahahahaha.

      Hapus
    2. jadi emak haha
      nah, jadi takazaki yang tertuduh haha
      nanti gue jelasin diakhir cerita.

      kejadian Lee itu ada di bagian 1 dar, dia koma, kalau titik meninggal~ :v

      Hapus
  9. Cara penulisannya udah rapi banget ya, Er. Apalagi imbuhan "di"-nya. Sudah diperbaiki. Pas gue baca komentar dari kak Dwi kemaren, gue langsung nyari pembahasan tentang kata imbuhan itu. Dan, ternyata, di Blog gue banyak banget yang salah cara penulisannya. HAHAHA.

    Masuk kebagian cerita. Bagian tiga ini nggak terlalu banyak konfliknya, ya.Cuma diceritakan tentang kesehariannya emma yang masih murung.

    Dari awal, gue nggak yakin kalau pelakunya itu, Takazaki. Gue nggak mau jadi kayak teman-temannya Stan, yang langsung nuduh gitu aja.

    Lanjutkan, Er! \m/

    BalasHapus
    Balasan
    1. langsung gue terapin di, apa yang dikasih dewi kemarin hahaha
      ya, bagian tiga ini masih nyeritain ecek-eceknya belum ada klimaksnya lagi, bagian selanjutnya mungkin ada hehe \m/

      Hapus
  10. Wih nyelipin tema makanan di cerbungnya, mantab bang er !!
    Satay Junction ?? Sate ternyata udah go internasional !! Ulululu~~~

    Jadi kasian sama Takazaki, belum kebukti bersalah udah di bully mulu. Itu pembunuhannya Stan nggak ada pihak aparat yang ngurusin ya bang ?? biasanya kan kerabat2 deket belum bisa beraktivitas seperti biasa, kalo ada kasus kek gitu. biasanya masih pada ditahan di kantor polisi..

    Jadi penasaran sama ucapan Emma yang terakhir ke Takazaki sebeluj meninggalkan restorant ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. mix lah biar agak berwarna haha
      iya ka, satay junction emang ada di amerika, padahal gue latarnya di london ini :3

      bagusnya dibikin penasaran biar pada mau tau cerita selanjutnya haha, semoga \m/

      Hapus
  11. Lee kenapa ada di rumahsakit bang?

    Gue penasaran siapa pembunuhnya. Arthur nuduh Takazaki mulu, emosian mulu. Hahahaa bikin kesel
    Lanjutin baang, buruan hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. pas digebukin di wc itu loh lan, dia sampe koma dan maennya di RS mulu sampe bagian 3 ini :v
      nah, tunggu yang bagian 4 dan seterusnya hahaha

      Hapus
  12. Kalau teman-teman emma tahu bahwa bukan takazaki yang membunuh pacarnya emma, agak kasian sama sosok takazaki :'D

    BalasHapus
    Balasan
    1. temen-temn emma pastinya gabakal tau, wid. beneran, nanti diakhir cerita cuma kita yang tau hahaha

      Hapus
  13. Kalau belum ada bukti vincent dan rea harusnya nggak usah nge-judge gitu, persepsi mereka belum tentu bener, kalo pembunuhnya bukan Takazaki, terus mereka bisa dengan semudah itu minta maaf ke Takazaki? Kayaknya mereka agak susah deh buat minta maaf kecuali Emma.

    What? Sate masuk makanan food street london er? That's my favorite part di cerpen ini because my favorite food is sate. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah, mereka nyangka gitu karena takazaki lah yang sering mereka bully, gung. mangkanya mereka nuduh kalau takazaki lah yang ngebunuh stan :v

      bukan sih, padahal di amerika, ada warung namanya satay junction, kalau di london gue cari di google gak nemu-nemu haha

      Hapus
  14. Emma disini kok kayak Emma di Samarinda. Sama-sama murung. Huhuhuhu.

    Itu si Emma suka sate, Di? Sama kayak aku. Nah kan, nama panjangnya si Emma di cerbung ini jangan-jangan Emma Stone. *lalu digampar*

    Rea jahat banget ya. Ngomong gitu di Takoyaki Corner. Aku kok jadi tambah nggak yakin kalau Taka itu pembunuhnya. Orangnya sabar gitu :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. apa jangan-jangan ini nyeritain emma temen kamu yang di samarinda itu ca :o hahaha
      apa ini emma kamu juga ca, ada kemiripan, maksa banget gue ya bilang kemiripannya hahaha :v

      bagus lah masih menduga-duga :D

      Hapus
  15. huwaalahhh lagi - lagi ceritanya ngegantung mz, bikin tambah penasaran bang Er :3 nih ... lanjutkan bang...!! kagak sabar nunggu pelaku pembunuhannya neh bang :'(

    BalasHapus
    Balasan
    1. nanti, har. terakhir pasti tau sama siapa yang ngebunuhnya haha tunggu ya :v

      Hapus
  16. Itu sosok Takazaki kenapa jadi kasihan banget ya :' dituduh-tuduh begitu :'

    BalasHapus
    Balasan
    1. abis dia dituduhin mereka, gue aja gatega, eh :3
      nanti juga takazaki gak ada yang ngebully atau nuduh lagi kok haha

      Hapus
  17. mreka kyaknya cm mkn aja, kok gak minum2 yak....

    BalasHapus
    Balasan
    1. minumnya tumoah, gue males nyeritain pas tumpahnya. hahaha

      Hapus
  18. Suka dengan persahabatan Lee dan Takazaki. Lee masuk rumah sakit demi Takazaki, dan Takazaki selalu menemani Lee di rumah sakit, walaupun Lee masih koma tapi Takazaki selalu mengajak cerita sahabatnya itu... ^_^

    Wah hebat, di London ada yang jualan makanan Indonesia, ada rendang sama sate. Jadi bangga sebagai warga Indonesia, he..he...

    BalasHapus
  19. Artikel yang sangat menarik :D
    http://clayton88.blogspot.com | http://kagumiterus.blogspot.com/ | http://informasiberitatop.blogspot.com | http://bit.ly/1QTpF4S | http://goo.gl/eQV9d3 | http://bit.ly/1sUU8dl | http://goo.gl/CI4bLf | http://bit.ly/1IAMpsv | http://goo.gl/lNMX3D | http://bit.ly/1NM7v7j | http://bit.ly/1VxDjyt | http://bit.ly/1IAMpsv | http://bit.ly/1QTpF4S | http://goo.gl/cAQcMp | http://goo.gl/97Yn1s | http://goo.gl/tw2ZtP | http://bit.ly/1VxDjyt | http://goo.gl/RkuB4G | http://goo.gl/8rM20b | http://goo.gl/5dAkJO | http://bit.ly/1IAMpsv | http://bit.ly/1IAMpsv

    Berita Menarik
    Prediksi Bola
    Kumpulan Berita Menarik
    Kumpulan Berita Campuran
    Bandar Bola
    Agen Bola
    Agen Casino
    Agen Bola Terpercaya
    Main Dominoqq
    Agen Poker
    Bandar Ceme
    Agen Capsa
    Agen Poker Terpercaya

    Terimakasih admin..
    salam kenal ^_^

    BalasHapus