BREAKING NEWS
Loading...

Mang Darman #3

Sebelumnya...

Hari pertama Ujian Tengah Semester, aku bisa mengerjakan semua soal yang ada, padahal, semalam belum sempat belajar, tapi alhamdulillah, kuota internetku masih ada. Setelah selesai semua mata kuliah yang di ujikan, aku dan beberapa teman yang lain pergi menuju kantin, biasa, untuk sekedar ngopi. Aku sengaja membeli air mineral, karena hari itu lumayan panas, tapi temanku yang lain memesan kopi.

"Eh, panas-panas gini minum kopi" Ucapku seraya menyesap kopi dan menyimpan air mineral di atas meja.
"Si kampret, kenapa ikut ngopi coba ?!" Ucap Jupri.
"Hahaha" Aku ketawa.



Aku dan Jupri cukup dekat, tapi kedekatan kami hanya sekedar sahabat, tidak lebih dari itu, aku juga masih normal kok, masih suka perempuan. Aku dan Jupri sudah bersahabat sejak SD dulu, rumah kami pun lumayan dekat. SMP juga kita sekolah ditempat yang sama, kecuali SMA, Jupri memilih SMA di Kota Bogor atas perintah Ayahnya yang bekerja di kota itu. Tapi kemudian kami melanjutkan kuliah di tempat yang sama, kebetulan mengambil jurusan yang sama juga, dan bahkan satu kelas di universitas yang sama di Bandung.

Waktu kecil, kami sering main bertiga, satu temanku lainnya bernama Ruhiat, tapi sayang, sejak SMP dia memutuskan untuk bekerja karena tidak mempunyai biaya untuk melanjutkan sekolahnya, Ayah nya bekerja sebagai juru parkir sedangkan Ibunya seorang asisten rumah tangga. Sekarang, Ruhiat sudah jadi orang sukses menurutku, dia mempunyai toko sembako dan bisa menyekolahkan kedua adiknya yang sempat putus sekolah. Ayah dan Ibunya serta Ruhiat sekarang sibuk mengurusi toko mereka.

Aku masih ingat ketika dulu bulan ramadhan. Setelah selesai shalat tarawih, kami sering bermain petak umpet. Kebetulan, waktu itu si Jupri jaga, Aku, Ruhiat dan kawanku yang lain sembunyi, karena waktu itu aku males main, jadi aku putuskan untuk sembunyi di rumah. Jupri kewalahan mencariku. Sampai akhirnya persembunyianku diketahui Jupri yang sebelumnya bertanya ke ceu Edah. Jupri, Ruhiat dan kawanku yang lain, berbondong-bondong menuju rumahku untuk menyusul. Karena curang, akhirnya mereka sepakat menyuruhku jaga, setelah mereka semua sembunyi, lagi, aku memutuskan untuk pulang kerumah dan tidur. Esoknya mereka semua marah-marah. Hahaha.

Jupri memang jahil orangnya, sewaktu shalat tarawih, kami yang notabene masih anak-anak, sering membuat keributan dikala shalat sedang berlangsung. Mang Darman, seorang penjaga mushola yang kesal karena ulah kami datang menuju tempat kami yang berada di syaf paling belakang untuk memarahi, waktu itu si Jupri hampir nangis karena Mang Darman. Setelah itu, kami pun keluar dari mushola untuk bermain, dari pada mengganggu jama'ah yang sedah khusyu. Sebelum beranjak keluar, Jupri berniat menyembunyikan sandal Mang Darman di keranda mayat di belakang mushola, karena aku yakin, si Jupri pasti kesal karena sudah di marahi.

Waktu menunjukan pukul 15:00 Aku memutuskan untuk pulang dan berpamitan kepada teman-temanku yang masih menikmati kopi tadi. Aku ingat pesan Ibu yang menyuruhku segera pulang untuk membantu beliau mengerjakan pekerjaan rumah. Aku gak berani buat ngebantah, aku gak mau kalau akhirnya Aku seorang mahasiswa tingkat lanjut harus berakhir menjadi batu atau menjadi emas karena membantah Ibuku.

"Aku duluan ya
"Pulang ?" Ucap salah satu temanku.
"Iya, ada perintah dari atasan euy" Ucapku sekenanya.
"Sip lah, hati-hati"

Setelah sampai rumah, aku baru ingat kalau Air mineral yang aku ambil di kantin belum di bayar.

"Jup, masih di kampus ?"Ucapku dalam telepon.
"Masih nih"
"Sorry, tadi aku ambil air mineral tapi belum bayar, bayarin dulu yah ke si Ibu biasa, hehe"
"Fajar, kabiasaan maneh (kebiasaan kamu)" Ucap Jupri.
"Hahaha"

Setelah selesai, aku langsung menemui Ibu untuk membantunya.

"Beliin gas yang 3 kilo a, ke warung Ceu Edah" Ucap Ibuku.
"Siap grak!"

Aku pun berangkat, tanpa melepas almamaterku dulu. Biar Ceu Edah tau, kalau aku mahasiswa rajin. Sesampainya di warung Ceu Edah.

"Bu Bariaah, beli gas" Candaku seraya menyimpan gas kosong di deretan tabung gas yang baru.
"Si ieu (Si ini)!"
"Hehehe"

Selesai transaksi dengan Ceu Edah, aku pulang dan menyerahkannya ke Ibuku. Setelah selesai semua perkara bantu-bantu Ibu. Aku menuju kamar dan langsung berbaring setelah mengganti pakaian. 

Setelah berbaring, ku rogoh handphone di saku celana dan ternyata ada pesan dari Senja.

"Jar, aku mau ceritaa"

Bersambung...








24 komentar: Leave Your Comments

  1. O nama tokoh akunya si Fajar. . ?? Kirain bakal pake nama sendiri . . :D
    Kali ini cerita tentang sahabatnya si "aku" yaa . .

    Siapa senja . .?? cewek yang bersama "aku" di kiriman #1 kah . .?? Apa tokoh baru lagi er . .??
    Masih abu-abu nih . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya haha, enggak la ka, iya amat -_-

      bener, senja nama tokoh perempuan nya, bukan tokoh baru :D

      Hapus
  2. Sama kayak Azka, aku mau nanya, Senja itu cewek? Senja dan Fajar. Ciyeeeeeeee. Jangan bilang ntar ada orang ketiga namanya Matahari. Matahari Departement Store.

    Si Jupri jahil ya, Di. Tapi wajar sih namanya juga anak cowok masih kecil. Kalau bandel masih lucu. Kalau gede tapi masih bandel udah gak lucu lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener cha. haha

      eh, tapi kalau udah gede masih jahil juga seru ih, mau aku jahilin enggak ? :v

      Hapus
  3. hahahaha :D kamu orang nya memang jahil yaa :D :D :D

    BalasHapus
  4. ciee fajar sama senja :3
    aku gak mudheng ah, harus baca dari #1 dulu ya? ._.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, itulah mereka hehe
      . bener, nis, harus dari awal kamu. :v

      Hapus
    2. Yasss sudah baca dari awal. Dipanjangin lagi dong ceritanya. greget tau baca setengah setengah xD

      Hapus
  5. Dari kmren bikin penasaran mulu ceritanya -_-
    yang toko buku belum dilanjut ini juga sama malah bersambung

    BalasHapus
  6. penasaran nih sama cerita lanjutannya, ditunggu ya :)

    BalasHapus
  7. Njir nyesel gue baca Di sumpah -_-
    yang kemaren ditoko buku aja ga kelar itu cerita, kalo tau gitu akhirnya gue baca dari bawah

    lumayanlah tips buat besok, klo baca postingan elo mnding dari bawah dulu

    BalasHapus
  8. *oke* masih gamang mencerna. *nunggu baca lanjutannya dulu*

    BalasHapus
  9. Lanjutin lagi di...
    buruaannnnn

    ceritanya seru, bikin penasaran :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. nanti lan :D
      penasaran kamu udah full belum ?

      Hapus
  10. Lah, udah part #3 ,masih bersambung juga~

    BalasHapus
    Balasan
    1. mashi bersambung, ri sampe saya abis ide haha

      Hapus
  11. mau cerita apa nih? kok bersambung hehehe

    BalasHapus