BREAKING NEWS
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan
Akhir tahun, mungkin identik dengan liburan, entah kamu dengan keluarga masing-masing, kamu dengan pasangannya, mungkin juga kamu liburan dengan membawa kenangan sama mantan~
Bulan, satelit alami yang dimiliki oleh Bumi ini merupakan penerang malam ketika Matahari sudah waktunya untuk tenggelam diwaktu senja. 
Apoge adalah peristiwa dimana bulan sangat jauh dengan Bumi, yang mempunyai jarak 406.386 km.
Perige adalah peristiwa dimana bulan berada dekat dengan Bumi, yang mempunyai jarak 358.259 km.

Pamflet kegiatan.

Kita sudah tau bahwa tanggal 21 April adalah Hari Kartini, hanya saja bukan itu yang akan saya bahas.
Hari ini, 22 April 2015 adalah Hari Bumi, kami yang tergabung dalam berbagai komunitas yang ada di Kota Pandeglang berkumpul di  Alun-alun kota, untuk menyelenggarakan kegiatan Earth Day dengan Tema "Seribu Lilinkan Bumi Pandeglang"

Komunitas - komunitas yang ambil bagian dalam kegiatan Earth Day ini adalah...


Bumi adalah sebuah pelanet dan kalian tau itu.
Bicara tentang Bumi, maka bicara kehidupan.
Tentang kehidupan, berati banyak kejadian dalam hidup yang kita rasakan.

Selain pertandingan sepak bola dan stalkin twitter mantan, saya juga suka sama yang namanya Astronomy.
Fenomena, fenomena adalah suatu kejadian yang terjadi didalam on the spot yang sudah mereka rangkum dari youtube kebanyakan. *lupain*
Tuhan menciptakan Bumi beserta isinya, diluar itu, Tuhan menciptakan Planet lain yang kita tahu sekarang ada 8 buah Planet yang termasuk dalam tata surya kita.
Tata surya kita berada pada sebuah galaksi yang luasnya jutaan bahkan miliaran SA (Satuan Astronomy).



Lesatan Indah dimalam Mei 2014




Bintang jatuh, itulah yang sering saya katakan ketika masih kecil dulu, cahaya yang melesat dari langit turun ke bumi dengan cepat. kalau ga salah SD atau SMP lah pertama kalinya melihat cahaya yang jatuh dari langit. Dasar bocah, langsung saya nutup mata terus berharap. Hahaha. Karna itulah mitos yang sering saya dengar. Padahal bintang itu ga pernah jatuh apalagi dapat mengabulkan permohonan.
Sebenarnya, batu angkasa lah yang melesat menuju bumi yang bergesekan dengan atmosfer bumi sehingga menciptakan api sebelum batu angkasa atau meteorit itu habis untuk menuju permukaan Bumi.
Waktu itu saya belum tertarik untuk mengetahui lebih tentang Astronomy, ya karena masih suka main sama temen. Maklum lah masih bocah. Singkat cerita, pertama kali saya teringat bintang jatuh itu waktu temen twitter ngeritwit tentang Fenomena langit di tahun 2014.
Otomatis mengingatkan saya kembali tentang dahulu pertama kali melihat bintang jatuh dan cepat saya membuka akun yang memposting artikel tersebut kemudian saya follow waktu itu April akhir, masih inget.
Saya baca dari awal sampai akhir, pas waktunya bulan Mei ada fenomena Hujan Meteor Aquarid, girang, pengen cepet Mei, pengen cepet liat dengan jelas, gimana hujan meteor itu.
Sampai akhirnya tiba, itu Bulan Mei tanggal 3, sedangkan di artikel ditulis tanggal 4, ya berarti harus tunggu sampe tengah malem. Begadang, iya begadang, Cuma itu satu satunya supaya ga kelewat waktu Aquarid lewat. Ya kalo tidur pasti bablas.
Salah satu yang paling berat cuma waktu observ nya, waktu itu jam 3 atau 4 WIB kalau ga salah, bawa tiker kedepan rumah, matiin lampu, serem juga iya, inget depan rumah lapangan sekolah.
Tiduran sambil dengerin musik supaya lupa kalo lagi ngerasa takut, ga lama puff…. Lesatan dari langit yang turun ke bumi itu melesat dengan jelas, merinding, kagum, seneng, karena bisa liat langsung dengan mata kepala sendiri campur aduk dah rasanya, bahkan sampe senyum-senyum sendiri karena liat dengan jelas se jelas-jelasnya.
Dapet beberapa Aquarid, ga lama juga bola api melesat, kaget juga ya karena beda dari yang tadi pertama saya liat, itu lebih besar dan merah, kaya api lah. Sempet mau masuk ke rumah karena takut, ya tapi tanggung lah, rasa penasaran, kagum sama pengen liat lagi campur aduk ngalahin rasa takut haha.
Sampe jam 6 pagi, saya bikin twit kea kun yang menanyakan hasil observ semalem sekalian saya tanya, apa namanya bola api yang semalem. Adminnya bales, itu Fire Ball. Wah, pertama lagi liat sekaligus dapet Fire Ball, ngerasa bangga saya bisa liat dengan jelas haha.
Di artikel itu juga ditulis kalo fenomena itu sampai tanggal 6 Mei, di tanggal 5, lagi-lagi saya begadang, didepan rumah, bikin kopi, sama beli cemilan sebelumnya supaya ga bete lah nunggu. Lagi-lagi beberapa lesatan indah itu saya lihat dengan jelas, tapi cuma sebentar, karena awan mulai nutup jarak pandang ke langit.
Tanggal 6 yang di tunggu-tunggu, kenapa? Karena menurut artikel, bakal ada ISS ( International Space Station ) lewat. Sampai waktunya tiba, lagi saya keluar jam 3, seperti kemarin, kopi sama cemilan ga lupa beli sebelumnya. Beberapa lesatan itu saya lihat kembali dari berbagai arah. Ditambah satu Fire ball lagi saya liat, kagum sekagum kagumnya orang kagum bisa liat Fire ball dengan jelas. Tapi Cuma satu yang saya liat, banyaknya Cuma meteor-meteor biasa. Tapi ISS saya ga liat, sayang sih padahal itu juga yang di tunggu, sebelum masuk rumah saya liat lagi kearah langit, dan ada pesawat jet lewat, lumayan lah ga liat ISS tapi liat pesawat jet lewat hehe.
Hujan meteor beda sama hujan air umumnya, hujan meteor cuma ungkapan kalo menurut saya, karena jatuhnya ga sesering hujan air, tapi dibalik itu, pasti ada perasaan seneng ketika kita liat secara langsung fenomena hujan meteor itu.
Hujan meteor ( Meteor Shower ) hanyalah salah satu dari banyak nikmat Tuhan untuk kita nikmati, maka dari itu kita harus jaga sebaik-baiknya alam yang kita tinggali, kurangi polusi udara agar tidak merusak lapisan Atmosfer. Bukan hanya Atmosfer, sebaiknya kita lebih menjaga alam yang kita tempati agar tetap aman dan kita tetap bisa menikmati nikmat tuhan yang begitu hebatnya.